Ilmu dan kesombongan
"Gambar dapat bermakna 1000 kata", kata dosen saya dulu. 1 gambar akan lebih efektif daripada penjelasan satu paragraf, satu gambar dapat pula dimaknai lebih dari satu makna. Itu memang betul saya rasa. Seperti yang saya alami belakangan.
Beberapa waktu lalu saya menemukan sebuah gambar yang cukup menarik, yaitu seperti ini:
Gambar itu bisa dimaknai sebagai lelucon, dimana sang pembuat drainase dianggap gagal karena drainase buatannya tidak mampu membuang genangan yang ada di jalan tersebut. Namun di sisi lain, saya menganalogikannya menjadi hubungan ilmu dan sifat sombong/congkak/pongah yang menghalanginya.
Drainase yang letaknya lebih tinggi tersebut adalah analogi sifat sombong seseorang, dimana karena kesombongannya dia tidak mau belajar dari kesalahan sehingga ilmu tidak masuk kedalam dirinya. Saya teringat kata dosen saya yang lain dulu, kata beliau "Salah satu tahap awal orang bisa berubah itu adalah dengan menyadari dulu kebodohannya, sehingga dia tidak mengulanginya dan belakar dari kesalahan." Terkesan agak kasar tapi menurut saya benar juga. Karena kita terlalu pongah, terlalu sombong, kita jadi tidak mau mendengarkan orang lain. Pada akhirnya, kita sama saja dengan menolak ilmu yang akan membawa kita menjadi manusia yang lebih baik. Semoga kita semua terhindar dari sifat sombong yang menghalangi masuknya ilmu.
Drainase yang letaknya lebih tinggi tersebut adalah analogi sifat sombong seseorang, dimana karena kesombongannya dia tidak mau belajar dari kesalahan sehingga ilmu tidak masuk kedalam dirinya. Saya teringat kata dosen saya yang lain dulu, kata beliau "Salah satu tahap awal orang bisa berubah itu adalah dengan menyadari dulu kebodohannya, sehingga dia tidak mengulanginya dan belakar dari kesalahan." Terkesan agak kasar tapi menurut saya benar juga. Karena kita terlalu pongah, terlalu sombong, kita jadi tidak mau mendengarkan orang lain. Pada akhirnya, kita sama saja dengan menolak ilmu yang akan membawa kita menjadi manusia yang lebih baik. Semoga kita semua terhindar dari sifat sombong yang menghalangi masuknya ilmu.
Komentar
Posting Komentar